Setelah membaca postingan Rahman terbaru yang berjudul Amerika Meriang, Indonesia diare; lalu berita2 santer hari ini (eh, kemaren ya???) yang terus menerus mengabarkan tentang anjloknya posisi IHSG yang disusul dengan ditutupnya bursa saham oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) jam 11 pagi kemarin… Barusan membaca lagi, katanya transaksi saham BEI akan tetap ditutup hari ini dan baru menurut rencana akan dibuka lagi hari Jumat nanti.
Wow… bagi orang awam seperti saya, membaca dan mendengar tentang hal ini membuat saya teringat akan hancurnya perekonomian Indonesia 10 tahun yang lampau. Ih..amit2…jangan sampe lagi…ga mau ga mau ga mau ga mau ga mau….@#$%#$^^&^%&*&%$#$@!
Tujuan dari saya posting ini, bukan untuk menjelaskan kenapa ini terjadi? karena apa? landasannya? atau apalah itu seperti yang diujarkan oleh para pakar dan orang” pintar lainnya (karena saya juga ga tau kenapa, cuma denger imbas dari kejatuhan ekonomi Amerika minggu lalu). Tapi dengan memakai akal sehat, pikiran tenang, pengetahuan seadanya, badan bugar, makan cukup, tidur kelebihan dan koneksi internet yang tidak terputus… saya ingin mencoba untuk mengajak kawan2 semua untuk menyelamatkan Indonesia dengan paket” yang saya pikirkan seperti dibawah ini (boleh pilih salah satu sesuai keinginan, kalau mau semua juga ga bayar lebih kok :p ) =
- Cintailah produk dalam negri, jauhkan barang2 berbau impor. Selain lebih murah (banyak yang bagus juga loh…), membeli barang2 produksi dalam negri akan membantu negara kita dari ketergantungan akan negara lain yang juga mengakibatkan larinya uang dari Indonesia ke luar negri. Masa iya untuk kebutuhan primer sehari2 seperti beras aja harus beli yang dari Thailand sih??? Beras pandan wangi kita jauh lebih enak dan wangi loh….Atau untuk perokok, coba d hisap rokok buatan aseli Indonesia seperti GG atau Dj (aseli saya tidak dibayar sama perusahaan tersebut untuk nyebut merknya disini…), rokok seperti GG atau Dj itu kan tembakaunya ditanam di Indonesia jadi bisa nyelametin petani tembakau, dilinting (bener ga ya bahasanya??) terus dibungkus juga di Indonesia…lalu untungnya juga punya anak bangsa 100% (harusnya ya… :p). Daripada beli rokok yang merknya kebarat2an seperti si paman M atau D, masa yang kerja orang Indonesia yang beli orang Indonesia yang ngerasain impak buruk dari rokok itu orang Indonesia tapi duitnya yang nikmatin orang2 luar negri…
- Masih dalam konteks cintai produk Indonesia lagi nih. Saia menyarankan untuk para Indonesian yang tinggal diluar negri (baik setuden alias pelajar, maupun yang kerja atau karena alasan lainnya tinggal di luar negri), beli dan pake produk Indonesia juga disana. Selain lebih enak rasanya (kalau untuk makanan), juga ikut membantu para pengusaha di Indonesia untuk lebih banyak lagi mengekspor barang2nya keluar dari Indonesia. Nah untuk konteks perokok (lagi), beli dong rokok buatan Indonesia seperti GG atau Dj…selain harganya lebih murah (kalau yang ilegal ya…hehehehe), terus juga biar inget sama kampung halaman (ga nyambung ya???)
- Jangan panik. Biasanya orang kalau mendengar kabar perekonomian yang miring sedikit aja, langsung pada panik… narik uang sebanyak2nya dari bank (padahal duit cuman 200rebu, tapi paniknya luar biasa), nah kalo pada panik dan narikin uang dari bank semua (bayangin 200rebu dikali sejuta orang aja….), akhirnya bank jadi kehabisan uang tunaibuat modalin para pengusaha kecil yang perlu modal usaha, kalo pengusaha kecil itu ga ada modal usaha jadinya pada tutup usahanya, kalau tutup usahanya banyak PHK masal, kalo banyak PHK masal berarti angka pengangguran jadi tambah tinggi, kalo angka pengangguran tinggi dan orang2 itu ga punya keahlian lain akhirnya berpikir untuk berbuat kriminal yang jadinya angka kriminalitas tinggi, kalau semua kejadian…wah…buyar semua (sesimpel itu kah pemikirannya???)
- Jual Dolar dan beli Rupiah. Selain harganya lagi tinggi jadi bisa untung banyak, pergantian mata uang dolar ke rupiah bisa membantu pemerintah kita dalam menstabilkan rupiah di kancah internasional (logikanya ga ngerti…)
- Jangan kebanyakan mikir. Percuma kalau mikir tapi ga bisa ngapa2in, jadi mendingan kerjakan pekerjaan anda dan selesaikan tepat pada waktunya (mudah2an bos bisa ngasih bonus)
Mudah2an tabungan kita yang di bank di Indo juga tidak tergoncang ya.
Juga betul sekali tuh tips : “Jangan kebanyakan mikir. Percuma kalau mikir tapi ga bisa ngapa2in, jadi mendingan kerjakan pekerjaan anda dan selesaikan tepat pada waktunya (mudah2an bos bisa ngasih bonus)”
==> “bekerja dengan tidak putus2nya pun juga sesuatu yang meditatif, bisa mendapat pencerahan dan kesadaran tertinggi”
Point analisanya menarik. Tampak lebih nyata untuk dilakukan. Tapi dari kesemuanya itu, aku paling tertarik pada nomor terakhir: “Percuma kalau mikir tapi ga bisa ngapa2in,”
Memang dengan melakukan sesuatu ada yang lebih kongkrit yang dapat kita lakukan…
hahaha..
aku sangat interest dengan kalimat jangan kebanyakan mikir.
iya sih.. kebanyakan kita orang indonesia ini mikir melulu, ga ada action
Iya nih ..
kemaren Bursa Saham Indonesia di suspend ya katanya …
hmmm
Semoga semua cepat pulih ya …
(lho memangnya sakit ??)(naif.com)
kelimaxxx
aaaaaahhhhhhhhh………
jadi kalo ngelakuin itu semua bisa nyelametin Indonesia?
ada cara laen ga siy?
Haduh…
Saya lagi tergila-gila dengan mi instan import dari Thailand/Taiwan/Singapura nih!
Bahaya…. bahaya… hentikan segera!
wah kayaknya kalo kayak 10 yang lalu gawat dong, apakah pengaruhnya dengan tabungan gag…yah, moga-moga aja gag akan berkurang tabungan saya nih… oh iya salam kenal juga yah mba…..
semoga keuangan indonesia cepet pulih ya jeung..dan semoga reksadana membaik (hiksss)
bener tuh..action!! talk only nomore!!
eh eh ..salah ya..yang bener harusnya no more talk only..halahhh
semoga krisis 10 tahun lalu gak terjadi kembali di indonesia dan kita juga semua harus siap siap daun jambu agar diare nya gak menyebar ke rakyat banyak
Krisis sekaang hanya efek adri krisis di USA mba, jadi kita kena imbasnya terutama u industri keuangan, beda ao tahun yang lalu ada konflik didalam negeri juga
“Jual Dolar dan beli Rupiah.”
kalo dolar tinggi sih alhamdullilah, tapi kalo dollar rendah, waaaa rugi dooong…
hahah maklum anak ekonomi….
Saya berharap Indonesia lebih kuat dari 10 tahun yang lalu, korporasi saat ini mengelola pinjamannya dengan hati-hati, ditunjukkan dengan adanya undisbursement loan yang tinggi…juga jarang punya pinjaman valas kalau minimal tak di hedge secara natural (perusahaan yang memang produknya untuk ekspor, sehingga pinjaman di cover dengan penjualan ekspor dan cash flownya lebih aman).
Bank di Indonesia juga lebih konservatif, BI sendiri telah mengatur tentang CP (commercial Paper) yang pernah marak sekitar tahun 95 an , juga masyarakat yang menjadi investor telah mulai paham tentang produk-produk investasi, apalagi pernah terjadi case reksadana tahun 2005…semua ini membuat kita banyak belajar.
Tapi, karena ekonomi telah menjadi global, maka tentu ada pengaruhnya, namun jangan panik, dan melihat laporan keuangan September 08 (lapkeu perbankan harus di publish tiap 3 bulan sekali), maka semua masih terkendali…juga adanya manajemen risiko yang makin digalakkan baik disektor keuangan dan perbankan, maupun di sektor korporasi.
Mudah2an pengamatan saya benar.
Bagaimana mau menyelematkan
Indonesia dari ancaman imbas krisis ?
wong elite Pemerintahan
kita….termsuk RI-1, kemarin
masih sempat2nya ramai ramai nonton film….?
Minal Aidin Wal Faizin
Mohon Maaf Lahir batin
hmmm semua yang shierly sarankan sudah saya lakukan meskipun yang “mikir” belum bisa … gimana pun juga mikir terus nih hehehhe
No more krismon ah… puyeng dah!!!
mo deposit judheg, valas was-was, reksadana juga dagdigdug. Bisa2 duit taruh bawah kasur deh. ORI gimana ya mb Shierly?
Setelah krisis lingkungan, krisis minyak, krisis keuangan, lalu?
^^ krisis percaya diri….