Visited by Lover – Jalan2 di Bangsar

20 10 2008

Seperti dugaan sebelumnya, setelah kembali ke Jakarta internet sempat tidak berfungsi sebagaimana mestinya :(

Mumpung lagi bisa ngenet, saia mau melanjutkan ceritera kunjungan pacar tercinta ke Malaysia (sekalian untuk ngejemput saya biar pulang sih…. hehehehe). Meneruskan ceritera kemarin, sepulang dari genting yang notabene sudah pagi2 buta….ya pastinya kami langsung tidur lah ya…dari pagi sampai sore, mungkin menjelang malam. yang pasti perut rasanya lapaaaaar sekali, nah karena alternatip makanan di apartemen cuman restoran mamak yang rasanya senaujubilah standar banget (kecuali planta susunya) dan menurut saia itu tidak layak dimakan untuk pacar tercinta (biarlah saia aja yang makan, hehehe), akhirnya kami memutuskan untuk cari makan di satu area bernama bangsar.

Untung saia sempat meminjam mobil berjenama (bahasa melayu untuk ‘merk’) kancil alias daihatsu ceria di Indonesia dari si Aseng, supir taksi. Cerita untuk Aseng boleh dibaca2 dulu di postingan pas sebelum ini… Dengan menggoda Afu (nama aslinya persika afuwana dan masih panjang lagi, pastinya ga terlalu penting untuk dihapalin), pacar dari teman serumah saia yang namanya Adam Bakhtiar (untuk apa juga gue sebut ne nama ampe lengkap ya???) yang sebenarnya waktu itu sedang sedikit diusir sama Adam supaya Adam bisa konsen ngerjain FYP (baca: skripsi) karena Adam ga konsen ngerjain FYPnya kalo ada si Afu disampingnya (Sejenis wanita penggoda kah Afu ini??? :p ). Karena merasa tidak diperlukan untuk sementara waktu disisi si Adam, akhirnya Afu ikutan juga berangkat…Lalu satu lagi ada Bena, yang ga perlu dibujuk2 pasti mau ikutan (huehehehe….) piss ben, pipis di WC aja ya :p Bena punya moto dalam hidupnya selama di KL, motonya iaitu = Part time student, full time traveller. Saia suka sekali dengan motonya yang sangat manusiawi, tapi sebenernya sebagai konsultan yang ngurus dia kuliah disana saia tidak boleh mendukung filosofi hidupnya yang ini ya??? Ah, uda gede ini…ga harus disuapin kan makannya?? Jadi kalau sudah dimasukin di kampus yang terbaik, dan semua pelayanan sudah dinikmati…at the end, kita harusnya jadi kawan untuk melakukan tindakan2 yang mengarah ke arah kriminalitas (hehehehe…. setan beraksi…)

Jadilah kami ber4 (saia, pacar saia, bena dan afu) berangkat ke bangsar dengan mobil kancil pinjaman milik si Aseng. Sebenarnya bukan minjem juga sih, tapi saia sewa paksa ke si Aseng. Aseng yang tadinya ga mau nyewain, setelah saia paksa kanan kiri depan belakang dan dalih lain2 lagi…akhirnya berhasil juga ditaklukan dan kunci ‘kereta kancil’nya beralih ke tangan saya…hahahahaha… puas sekali rasanya :p Toh setelah beberapa hari pasti saia kembalikan juga dan saya bayar sewanya (jumlahnya ya ala kadarnya juga dong :p )

Oh iya, melanjutkan ceritera perjalanan ke Bangsar. Singkat cerita, karena uda keburu dilanda rasa lapar yang ga ketolong lagi oleh obat sakit tenggorokan manapun juga, kami sampai juga di bangsar. Oh iya, belum sempet dijelasin ya Bangsar itu apa sih?? Err…agak sulit dijelaskan, tapi wilayah Bangsar itu tuh daerah yang diisi oleh beberapa kape n tempat clubbing plus tempat hang out beberapa bule ga jelas yang suka makan di restoran mahal. Mungkin kalau digambarkan area bangsar itu seperti daerah kemang yang ada di jakarta. 

Jadi tibalah kami di Bangsar, meskipun dengan beberapa kali salah belokan (memang buku yang berjudul “…..and women cant read map” itu betul sekali, karena saya itu susah sekali menghapalkan jalan meskipun sudah berkali2 kesana). Karena bingung mau makan dimana, kami pusing2 (alias putar2) dan akhirnya menemukan satu kedai makanan yang ramai sekali, jumlah pengunjungnya jauh lebih banyak daripada kedai2 lainnya….Dengan dalih kedai ramai pasti enak, kami akhirnya duduk disana. Tau ga, kedai apa yang kita masukin??? Ya pastinya kedai mamak la…yang pasti murah meriah :p ya iyalah, masa kita mau makan di kedai2 lainnya disana??? di sederetan jalan itu adanya restoran2 ala hedonis sama kape2 dan tempat clubbing, karena kantong pelajar…kita cuman sanggup makan di kedai mamak dunk, meskipun harganya agak sedikit mahal tapi paling wajar diantara deretan restoran2 yang ada di daerah sana :)

Sedikit gambar2 yang berhasil ditangkap sewaktu makan di mamak daerah bangsar ya = 

Setelah kenyang makan, para pembuang waktu ini berjalan2 mencari spot yang enak buat ditongkrongin. Dapatlah spot berikut ini:

                      

Yah… tidak begitu jauh dari kedai mamak tersebut, tepatnya diujung pengkolan jalan dari kedai mamak atau lebih tepatnya sekitar 200meter lah dari si nirwana maju tersebut…ada plang billboard seperti yang anda bisa lihat diatas. Mohon sekali jangan ada yang berburuk sangka mengganti huruf ‘R’ menjadi ‘T’, bisa lain sekali artinya ya?? hehehehe…. Saia berandai2 kalau plang itu ada di salah satu daerah di Jakarta, pasti sudah jadi ajang sasaran para ’seniman grafiti’ ya?? :p

                    

Tidak jauh dari tulisan bangsar tersebut (tepatnya disamping dari billboard tersebut), termangulah 3 orang ndeso ini melihat adanya bola lingkaran berwarna putih terang yang bisa muter :p Lalu tangan dingin bena berhasil mengabadikan ke’norak’an orang2 ini…

Di belakang tulisan bangsar itu pula, ada bangunan berbentuk kastil yang namanya ‘castle’ pub. Ough….itu rupanya nama pubnya, makanya bentuk bangunannya pun dibaut sedemikian rupa supaya mirip kastil2 beneran :p Kamipun tidak lupa untuk mengabadikan tempat itu… Setelah itu, yang paling menarik adalah gambar berikut dibawah ini:

Judulnya?? Afu sedang meloncat dengan mata merem melek beberapa kali percobaan dengan latar belakang the castle, jalanan sepi tengah malem lalu setelah turun tiba2 terdengan bunyi ‘brak’. HP afu yang lebih mahal dari HP saya (hehehe, pastinya lah…wong hp sy kl dijual uda ga ada yang mau) itu jatoh…. :p Tapi jepretan Bena yang ini cukup bagus juga ya…

Setelah Afu melompat inilah, hujan pun turun… Kami ber4 berlarian menuju mobil…Dengan sesegera mungkin pulang ke apartemen tercinta meskipun terhadang oleh angin, badai, hujan bergemuruh dan celakanya genangan air yang seperti banjir yang sudah mulai tinggi padahal mobil pinjaman paksa dari aseng itu hanyalah mobil kancil yang knalpotnya lebih rendah dari knalpot sedan :p

Berakhirlah petualangan pada hari itu, tapi begitu sampai di rumah…masih ada cerita lainnya… :)

= to be continued =


Actions

Information

4 responses

20 10 2008
Andika

Mba, mau nanya donk emang nama pacar mba siapa sih ??
Koq saia gak pernah liat namanya mba sebut di dalam 2 blog terakhir…

Oooops, ga kesebut ya???
Duh, namanya Andika Sonata gitu loh… :p
sayang, km malu2in ah nanya2 gitu. tar dsangka narsis loh… hehehehe

20 10 2008
yessymuchtar

cieeeeeeeeee yang di kunjungi pacarrrr

ccieeeeeee huahuahuauha

ehem… jadi ga enak ati :D

20 10 2008
easy

suit suit…

*hanya itu komen aku setelah membaca postingan yang panjang ini :D

err… gimana caranya ngejawab suit2 ya??? tius…tius…. hehehehe

21 10 2008
yulism

Hehmm hemm… kelihatan sumringah banget mbak Shierly… :wink: Menarik sekali perjalanannya. Saya juga ga bisa sampe tujuan tanpa GPS mbak… buta peta bukan peta buta ya?.. :) thanks

iya dunk… da hampir 3 bulan ga ktemu pacar alnya :) hehehe

Leave a comment