Pemilihan presiden secara langsung yang ke2 kalinya untuk republik Indonesia tercinta ini tanggal 8 Juli 2009, brarti ga sampe sebulan lagi kita uda harus nyontreng lagi untuk milih the next RI 1.
Calon ada 3, masing2 sudah saling berkoar untuk merebut simpati rakyat dengan mengumbar sejuta janji jenaka… kenapa saya bilang jenaka???
Semua calon adalah pemain lama, yang pernah (dan masih) duduk di tampuk pimpinan tertinggi negara ini. Kiprah mereka semua sudah keliatan… mbok ya janji ga usah muluk2…ketemu sama kelompok pengusaha bilang mau membantu para pengusaha, ketemu jajaran akademisi bilang mau memperbaiki mutu pendidikan, ketemu pedagang kecil bilangnya mau berjuang untuk para pedagang kecil, ketemu sama korban bencana sana sini bilangnya berjanji untuk memperhatikan mereka, ktemu sama siapa lagi yang belum ya???
Kalau semua merasa benar, kenapa ga langsung ambil tindakan nyata…. pangkas anggaran kampanye yang jumlahnya miliaran (mungkin lebih) untuk nolong langsung, gampang toh?? kenapa harus jadi presiden baru bisa nolong orang??
Yah…mungkin cara berpikir saya yang agak berbeda dari mereka, atau cara berpikir mereka yang kelewat jauh?? entahlah… setau saya, meskipun RI 1 adalah tampuk pemerintahan tertinggi di negara ini…tetapi semua amademen undang2, perencanaan budget dan tetek bengek lainnya itu harus disetujui oleh para anggota dewan yang terhormat yang jumlahnya ratusan itu…
Nantinya kalaupun salah satu dari mereka terpilih (pastinya salah satu pasti terpilih, terlepas dari siapa yang kita belum tau sekarang…), mungkin mereka nantinya kepikiran mau melaksanakan janji2nya yang pernah dilontarkan semasa kampanye nih…tapi kalau mentok di DPR gimana?? Sudahkah mereka memikirkan resiko idenya ditolak mentah2 oleh para anggota dewan?? karena mereka bekerja tidak sendiri… atau nantinya hal ini yang akan dijadikin alibi untuk mengingkari janji mereka?? nah loh…
Saya memang termasuk orang yang agak pesimistis untuk urusan politik di negri ini, bukan saya tidak percaya mereka bisa memperbaiki kondisi negara kita yang sudah carut marut ini tapi lebih kearah janji realistis yang diutarakan itu belum ada satupun yang masuk diakal saya…
Seharusnya masa kampanye ini dipergunakan oleh para calon RI 1 dengan membeberkan ‘grand design’ negara ini untuk 5 tahun ke depan. apa yang mereka prioritaskan, langkah2 konkret apa yang akan dijalankan, diambil dari mana budgetnya, berapa lama target akan terpenuhi untuk masing2 kategori dan lain sebagainya…
Tapi seiring dengan waktu kampanye yang sudah makin kejepit, yang saya dengar bukannya visi misi tetapi malah ‘perang komentar’ para timses dan capresnya sendiri. yang satu terus menjelek2an calon lainnya tanpa ngaca ke diri sendiri udah bisa ngomonk dengan teratur belom kalo ga baca contekan… calon lainnya sibuk menangkal semua isu2 negatif yang dilontarkan ke dirinya..lalu calon yang terakhir sibuk memuja diri sendiri dengan mengklaim semua keberhasilan yang telah dilalui adalah hasil kerjanya beliau… lalu visi misi ke depan itu gimana??? apa terus bangsa ini harus dibawa mundur ke belakang, melihat semua hasil kerja di belakang?? sekalian aja ke usut tuntas tentang kejayaan jaman Majapahit di masa kampanye biar semua rakyat dinina bobokan dengan semua cerita dongeng masa lalu tanpa berpikir harus bagaimana ke depannya… betul???
Tadinya saya sudah menaruh simpati pada salah satu capres, tapi makin kesini saya kok makin ga yakin dan tidak menaruh simpati sama sekali pada semua capres yang ada… Jadil golput kok rasanya egois, sempet kepikiran untuk pindah warga negara tapi rasanya berdosa sekali, kalo ikutan nyontreng terus capresnya menang dan nantinya ga sesuai jalannya malah nanti nyesel setengah mati, duh…rasanya seperti mo makan buah simalakama… makan salah, ga makan juga salah… Belum boleh nyalonin diri sendiri ya??
Shierly…Keep dreaming…ZZZZZzzzz
assalamu alaikum wr. wb.
alhamdulilah…
Selamat akhirnya golput berhasil memenangkan jumlah suara terbanyak!
Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Partai Golput,
baik yang dengan penuh kesadaran dan keikhlasan maupun yang tidak.
Lho, maksudnya? Ga Nyambung & Ga Jelas? :-\
Sudah saatnya kita ganti sistem!
Sistem yang lebih “pro rakyat” dan lebih “berbudi”…
Ayo kita ganti secepatnya, “lebih cepat lebih baik”…
Mari kita “lanjutkan” perjuangan dakwah untuk menegakkannya!
Sistem Islam, petunjuk dari Sang Maha Pencipta!
Lihatlah dengan hati dan fikiran yang jernih!
Aturan Sang Maha Pencipta diinjak-injak
dan diganti dengan aturan yang dibuat seenak udelnya!
Dan lihat akibatnya saat ini, telah nampak kerusakan
yang ditimbulkan oleh sistem sekulerisme dan turunannya
(seperti: kapitalisme, sosialisme, demokrasi, dsb) di depan mata kita!
Banyak anak terlantar gara2 putus sekolah.
Banyak warga sekarat gara2 sulit berobat.
Banyak orang lupa gara2 ngejar2 dunia.
Dan banyak lagi masalah yang terjadi gara2 manusia nurutin hawa nafsunya.
Lihat saja buktinya di
http://hizbut-tahrir.or.id/2009/05/12/kemungkaran-marak-akibat-syariah-tidak-tegak/
http://hizbut-tahrir.or.id/category/alwaie/
http://hizbut-tahrir.or.id/category/alislam/
dan banyak lagi bukti nyata yang ada di sekitar kita!
Untuk itu, sekali lagi saya mohon kepada semua pihak
agar segera sadar akan kondisi yang sekarang ini…
dan berkenan untuk membantu perjuangan kami
dalam membentuk masyarakat dan negeri yang lebih baik,
untuk menghancurkan semua bentuk penjajahan dan perbudakan
yang dilakukan oleh manusia (makhluk),
dan membebaskan rakyat untuk mengabdi hanya kepada Sang Maha Pencipta.
Mari kita bangkit untuk menerapkan Islam!
secara sempurna dan menyeluruh.
mulai dari diri sendiri.
mulai dari yang sederhana.
dan mulai dari sekarang.
Islam akan tetap berlaku hingga akhir masa!
Dan Islam akan menerangi dunia dengan cahaya kemenangan!
Mohon maaf apabila ada perkataan yang kurang berkenan (-_-)
terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.
wassalamu alaikum wr. wb.
Jangan Ragu Bergabung Bersama Megawati – Prabowo
http://megaproberaban.org/